Penggunaan Teknologi Fitoremediasi Guna Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Lidah Buaya Varietas Chinensis

Hidayati Karamina, Tatiek Wardiyati, Dawam Maghfoer

Abstract


Penurunan ekspor lidah buaya di setiap tahunnya sejak tahun 2010 memunculkan beberapa pendapat bahwa hal ini disebabkan karena tanah yang menjadi tempat media tumbuh lidah buaya mengandung logam berat yang melebihi ambang batas normal. Usaha atau upaya yang dilakukan untuk mengurangi logam berat baik yang berada pada tanah ataupun berada pada lidah buaya diantaranya dengan memberikan alternatif teknologi yaitu fitoremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar serapan logam berat yang berada pada tanah dan lidah buaya yang terserap oleh tanaman hiperakumulator sehingga dari serapan tersebutlah diharapkan pertumbuhan dan produktivitas lidah buaya mampu optimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan dengan 12 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi serapan logam berat  dari tanaman crotalaria mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah pelepah, panjang lebar pelepah, bobot segar dan bobot kering total tanaman. Perlakuan P12 memiliki hasil yang paling baik dibandingkan perlakuan P1 hingga P11.

 

Kata kunci: pertumbuhan lidah buaya, produktivitas lidah buaya, teknologi fitoremediasi


Full Text:

PDF

Refbacks